Pebisnis Tajir dan Perusahaan Migas Terbesar di Timur Tengah

Home / Pebisnis Tajir dan Perusahaan Migas Terbesar di Timur Tengah

Di Bumi Timur Tengah Memang sudah dikenal langsung sebagai negara kaya dikarenakan dilimpahi dengan Minyak Bumi. Dan hampir semua negara yang berada langsung di Timur Tengah sudah tergolong sebagai negeri yang makmur. Walau demikian kondisi ini tidak bisa menjadikan pemuda Arab menjauhi bisnis. Dan buktinya sendiri sudah banyak sekali pengusaha sukses yang memang berasal dari timur Tengah itu sendiri. 

Selain itu, Timur Tengah juga memiliki lebih dari setengah total cadangan minyak di bumi dan juga sudah menjadi penentu pasar minyak dunia. Untuk itu, masih ada banyak negara yang ada di dunia ini berupaya dalam menjalin kerja sama yang baik dengan timur Tengah di dalam sektor migas yang termasuk juga negara Indonesia. Bahkan untuk nilai Investasi dari Negara-Negara Timur Tengah ke negara Indonesia bisa menyentuh angka 12,2 Miliar Dollar Amerika Serikat pada tahun 2016. Walau demikian target Investasi tahun 2017 ini belum benar-benar tercapai, akan tetapi untuk potensi dari minyak dan juga gas bumi di negeri ini masih sangat besar. 

Nah berikut ini ada beberapa pebisnis tajir serta perusahaan migas terbesar di Timur Tengah yang bisa kalian ketahui, setelah membaca artikel yang ada di bawah ini. Yuk cari tahu bersama-sama informasinya‚Ķ 

Pebisnis Tajir yang Paling Populer di Timur Tengah 

1. Pebisnis : Prince Al Waleed bin Talal 

Beliau ini adalah pebisnis Arab Saudi dan merupakan Pendiri serta CEO dari perusahaan Investasi terkenal Kingdom Holding. Dimana perusahaan miliknya bisa berinvestasi di sektor perbankan Рotel Рmedia massa Рhiburan dan juga teknologi. Dan disini dirinya juga bisa menjadi pemegang saham Individu terbesar di daftar s128 Citi Group dan juga telah memiliki Four Seasons Hotel george 5 yang ada di negara Paris Prancis. Investasi lainnya yang dimiliki olehnya adalah Apple Inc, Fox Broadcasting serta Disney Hotel dan juga Resor. 

2. Pebisnis : Mohammed Al Amoudi 

Pria yang memiliki kekayaan dengan nilai US$10 Miliar merupakan seorang pengusaha di bidang Minyak – lalu Agrikultur dan juga Konstruksi. Awalnya pria yang memiliki kewarganegaraan Saudi Arab adalah pemegang Kontraktor proyek pembangunan rumah sakit dan juga universitas serta berkembang menjadi pengusaha minyak. Tak hanya memiliki banyak bisnis di Saudi Arabia, dirinya juga sudah melakukan ekspansi ke tanah kelahiran Ibunya di Ethiopia. Dan di tahun 2015, Forbes telah menyebut Al Amoudi sebagai pengusaha muslim terkaya ketiga yang ada di dunia. 

3. Pebisnis : Nassef Sawiris 

Dimana pria ini memiliki kekayaan dengan nilai US$ 6,3 Miliar dan pengusaha yang juga dikenal eksentrik ini merupakan orang terkaya nomor 557 dunia. Dirinya mendapatkan kekayaan dari pemilik perusahaan teknologi dan juga komunikasi. Lalu sejumlah perusahaan milik Sawiris yang diantaranya adalah Orascom telecom Media dan Technology yang mana memiliki anak usaha di Mesir, Lebanon dan juga Pakistan serta adanya perusahaan telekomunikasi seluler bernama Koryolink yang sudah berbasis di Korea utara. 

4. Pebisnis : Mohammad Bin Essa Al Jaber

Dirinya sendiri adalah CEO dari MBI International and Partners. Perusahaannya sendiri sudah termasuk ke dalam JW Hotels, lalu ada juga AJWA bagi dunia Food dan Industries, terakhir adalah untuk minyak yakni Jadawel International Continent Oil. dan disini sang Miliarder juga sangat terkenal yang akan kegiatan amalnya melalui MBI Al Jaber Foundation. Dan pengusaha ini memiliki sumber kekayaan dari bisnis real estate dan juga hotel dengan kepemilikan kekayaan senilai US$7 Miliar. 

5. Pebisnis : Mohamed Mansour 

Ternyata pria ini adalah mantan politisi yang sangat sukses dalam melanjutkan bisnis keluarganya tersebut. Lalu kekayaan Mansour yang setidaknya telah mencapai US$ 4 Juta di tahun 2015. Dan pada saat terjadi guncangan politik di MESIR, dirinya juga dengan 2 Saudara yang mana juga jutawan melarikan diri ke kota London. Namun mereka semua juga telah berhasil kembali ke Mesir setelah mendapatkan jaminan Perlindungan dari Pemerintah saat ini yang memang punya kedekatan Politik dengan mereka. 

6. Pebisnis : Sultan Bin Mohammed Bin Saud Al Kabeer 

Anggota dari kerajaan Arab Saudi ini juga merupakan pengusaha sukses di Bidang peternakan. Dan dirinya juga memiliki kekayaan senilai US$ 4,1 Juta ini yang mana mendirikan perusahaan peternakannya di tahun 1977. Dan dikabarkan juga sukses mengantarkan perusahaan miliknya melantai di bursa saham di tahun 2005. 

Perusahaan Migas Terbesar di Timur Tengah 

Nilai Investasi di negara Timur Tengah ke negara Indonesia sendiri juga sudah mencapai angka 12,2 miliar Dollar Amerika Serikat. Termasuk dengan beberapa perusahaan Migas di Timur Tengah seperti : 

1.1 Perusahaan Migas Saudi Aramco 

Sebelumnya Saudi Aramco sendiri menjadi perusahaan Minyak Milik negara Arab Saudi, dan juga telah sepakat membangun proyek kilang Cilacap bersamaan dengan PT. Pertamina atau Persero. Dan pihak Saudi Aramco sendiri sudah menggelontorkan dana USD 6 miliar atau setara juga dengan Rp 80 Triliun lebih, demi adanya proyek Refinery Development Master plan atau RDMP. dan rencananya adalah dalam penyelesaian proyek tersebut yang akan dimajukan dari 2022 menjadi tahun 2021. 

2.2 Perusahaan Migas National iranian Oil Company 

Pt. Persero dengan adanya salah satu perusahaan Migas Nasional Iran juga sudah membuat adanya kesepakatan soal penyediaan dari pasokan Elpiji. Kerja sama ini akan berkelanjutan hingga Suplai Minyak mentah dari negara Iran. hal ini sudah didasari langsung oleh Uji Laboratorium yang memang langsung dilakukan oleh pertamina terhadap minyak mentah yang memang terdapat di lapangan Migas Iran. Hasilnya sendiri sudah menunjukan adanya kecocokan untuk dikelola langsung oleh Kilang Minyak yang ada di Indonesia. 

3.3 Perusahaan Migas Qatar Petroleum 

Negara Qatar juga menjadi salah satu negara yang memiliki potensi dalam meningkatkan penghasilan sektor Migas yang ada di Indonesia. Dan untuk itu, kerja sama antara keduanya bisa sangat terjalin. Salah satunya sendiri dalam mega proyek kilang minyak Bontang dan juga Lima Proyek Kilang Minyak yang memang ada di Indonesia. Dan untuk hal ini sendiri akan sejalan dengan adanya target pemerintah untuk meningkatkan kapasitas kilang pada tahun 2023. Dan diharapkan produksi tiap harinya memang bisa naik dari 1 juta barel bisa saja menjadi 2 juta barel di tahun berikutnya. 

4.4 Perusahaan Migas Petroleum Corporation 

Nyatanya negara Kuwait juga sudah menjadi salah satu yang dibidik oleh pemerintah untuk melakukan Investasi dan juga melakukan kerja sama dengan pertamina. Nota dari kesepahaman antara Pertamina dan juga Kuwait Petroleum Corporation ini telah terjalin langsung sejak tahun 2015. Dan di tahun 2017 silam, Kuwait sendiri menyatakan ketertarikannya terhadap Grass Root Refinery bontang yang ada di Kalimantan. 

5.5 Perusahaan Mubadala Petroleum 

Dari tanggal 29 Mei sampai dengan tanggal 29 Desember tahun 2017, pemerintah juga sudah melelang adanya 15 Blok Migas yang pada akhirnya dimenangkan oleh 5 Perusahaan. Dan diantaranya adalah perusahaan Migas Mubadala Petroleum yang telah memenangkan adanya tender Eksplorasi Andaman 1 dan juga Andaman 2 dengan adanya operator Premier Oil. Mubadala sendiri menjadi bagian dari perusahaan Investasi yang berbasiskan di lokasi Abu Dhabi. Dan perkembangannya juga sangat amat pesat di Asia Tenggara diantaranya menjangkau negara Thailand, lalu negara Malaysia, Vietnam dan saat ini juga ada di Indonesia. 

Ikut senang si jika Indonesia sudah mulai maju lagi dalam melakukan Investasi secara besar-besaran di Indonesia. Nah kalian selaku warga negara yang bijak, pasti harus turut menjaga ketersediaan diantara sumber daya alam demi keberlangsungan hidup bersama.