Tag Archives: raja arab saudi

Home / raja arab saudi
2 Posts

Sudah menjadi rahasia umum bahwa Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud dan keluarganya menjalani hidup dengan sangat mewah dan juga bergelimangan harta. Beberapa di antaranya bahkan memiliki banyak sekali pundi-pundi kekayaan yang amat banyak dan mungkin tidak dapat terhitung berapa banyak yang dimiliki oleh perorangan.

Salah satu tokoh keluarga kerajaan Arab Saudi  yang paling menjadi sorotan orang yang ada di dunia adalah Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pria yang kini berusia 80 tahun ini diangkat menjadi raja dan menggantikan kakaknya, Raja Abdullah, yang sudah meninggal dunia pada tanggal 25 Januari 2015 silam.

Lahir dan besar berada di keluarga bangsawan membuat Raja Salman ini sangat lekat dengan gaya hidup yang sangat mewah. Dalam setiap kunjungannya ke beberapa negara yang ada di dunia, ia kerap sekali menarik perhatian orang yang melihatnya karena perlakuan yang sangat istimewa yang orang lain berikan kepadanya.

Ketika beliau ini menjelang kunjungannya ke negara Indonesia, persiapan untuk menyebut kedatangan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud ini terbilang sangat luar biasa. Mulai dari kargo yang beliau bawa beratnya sekitar 459 ton termasuk 2 mobil mewah yang beliau bawa yaitu mobil Mercedes Benz dan juga beliau membawa tangga otomatis dari negara asalnya, hingga toilet dan bangku yang khusus yang disediakan oleh pemerintah RI.

Selain kaya raya, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud ternyata juga orang yang sangat dermawan, ia telah menghibahkan kekayaannya untuk amal ke orang-orang yang membutuhkan. Hingga saat ini kerajaan Arab Saudi telah menyumbang uang sebanyak US$ 115 miliar untuk 90 negara yang ada di dunia.

Setelah beliau ini dilantik, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud juga telah dilaporkan kalau beliau membagikan uang sebanyak US$ 20,7 miliar untuk donasi bagi warganya.

Kekayaan tersebut tidak serta merta beliau dapati para raja di Arab. Dari manakah asal-usul sumber kekayaan yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Arab Saudi tersebut? Salah satunya itu berasal dari minyak.

Yang tidak banyak diketahui orang-orang, sumber minyak yang ada di Arab Saudi sangat berlimpah dan baru ditemukan di Arab Saudi pada pada tanggal 3 Maret 1938.

Harta Karun Minyak

Pada kala itu, Raja Arab Saudi Abdul Aziz bin Abdul Rahman Alu Saud menyewa sekelompok orang insinyur yang  berasal dari negara Amerika Serikat untuk mengeksplorasi gurun yang sangat luas yang dan juga yang menjadi perbatasan dengan Teluk Persia. Ada sebuah lanskap yang kering kerontang, dan hanya ditandai dengan segelintir pohon palem yang menjulang tinggi.

Sang raja yang tidak seberapa kaya itu berharap, kalau ia bisa menemukan sumber air, sebagai pelepas dahaga bagi yang dimiliki oleh para rakyat beserta tunggangannya, kuda maupun unta yang saat itu sudah sangat kehausan.

Namun, ada hal lain yang terlintas begitu saja di benak para tim ahli dari Standard Oil of California. Seperti yang sudah dikutip dari berita yang ada, minyak pada kala itu sudah ditemukan di negara lain dan juga di wilayah itu. Dan para insinyur sangat berharap bahwa mereka akan menemukan minyak yang sangat berlimpah di Arab Saudi.

Sudah selama 4 tahun mereka telah mengebor lebih dari setengah lusin lubang,dan hasilnya pun sia-sia. Di tengah keputusasaan yang menghampiri, mereka menggali lebih dalam lagi pada sumur yang No 7 yang berada di Dhahran. Hingga kedalaman mencapai 4.727 kaki atau sekitar 1440,7 meter di perut Bumi.

Upaya itu pada akhirnya membuahkan hasil. Yaitu tepat tanggal 3 Maret 1938, mereka telah menemukan apa yang kemudian akan menjadi sumber minyak mentah yang paling terbesar yang ada di dunia.

Awalnya sang Raja Arab Saudi tidak begitu tertarik mendengar kabar tersebut. Hingga pada akhirnya, setahun kemudian, beliau bersama para rombongannya yang terdiri dari 400 mobil telah tiba di stasiun pemompaan Ras Tanura, hal ini yang menjadi saksi tanker yang pertama yang mengangkut banyaknya kargo yang berisikan minyak mentah dari Arab Saudi.

Pada penemuan minyak itu telah mengubah sejarah negara Arab Saudi, Timur Tengah, dan juga mengubah seluruh dunia.

“Minyak ini kalau diibaratkan seperti hewan liar, siapa yang bisa menangkapnya maka akan mendapatkan segalanya,” demikian ungkapan yang pernah diucapkan oleh industrialis yang ada di negara Amerika Serikat, J. Paul Getty

Negara Arab Saudi yang awalnya dikenal terkait dengan 2 hal yaitu padang pasir yang sangat luas dan juga rumah bagi sejumlah tempat suci Agama Islam, hal ini sontak berubah yang kini menjadi salah satu negara yang paling kaya yang ada di dunia dan juga memiliki kekuatan ekonomi paling signifikan. Yang juga memiliki posisi tawar yang sudah terkait dengan pasokan energi global. Sekarang menjadi negara ‘petro dollar’.

Penduduk Arab itu awalnya orang yang nomaden, yang mengandalkan pendapatan dari para jemaah yang akan beribadah ke Mekah dan juga Madinah. Tetapi setelah minyak ini ditemukan, negeri tersebut telah membangun sebuah infrastruktur yang sangat kuat, terdiri atas sumur-sumur minyak, pipa, kilang minyak, dan juga pelabuhan.

Minyak hingga saat ini telah menyumbang lebih dari 90% pendapatan yang ada di Arab Saudi.

Berapa Kekayaan yang dimiliki Raja Salman

Mengutip dari beberapa berita yang ada mengenai kekayaan yang dimiliki oleh Raja Salman, kekayaan yang dimiliki oleh Raja Arab Saudi yang kini sudah menjadi sorotan karena ketika beliau datang kunjungannya ke Indonesia, sudah diperkirakan kekayaan yang dimilikinya itu sekitar US$ 18 miliar atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 240 triliun dengan kurs US$ 1 = Rp 13.333.

Kekayaan yang dimiliki tersebut bersumber dari berbagai macam hal yang beliau dapatkan, yaitu seperti beliau mendapatkan warisan hingga beliau melakukan investasi di beberapa perusahaan properti dan juga minyak. Meskipun demikian, jumlah kekayaan yang saat ini dimiliki oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud masih tidak seberapa dengan total kekayaan yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Arab Saudi.

Menurut Forbes, total kekayaan yang dimiliki keluarga Kerajaan Arab Saudi itu mencapai US$ 1,4 triliun atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 18.620 triliun.

Total jumlah yang dimiliki oleh anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi mencapai 15.000 orang. Namun hanya ada sekitar 2.000 orang saja yang termasuk super kaya dan juga dapat dipercaya untuk mengelola kekayaan keluarga. Itulah kekayaan yang dimiliki oleh kerajaan Arab Saudi dan juga kekayaan yang dimiliki oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud. Meskipun Raja Arab Saudi ini sangat kaya raya tetapi beliau ini tetap dermawan kepada orang orang yang membutuhkan bahkan bukan hanya orang yang ada di negaranya tetapi juga di negara negara lain beliau ini dengan suka hati memberikan.

Sudah menjadi rahasia umum jika Raja Arab Saudi dan juga keluarganya selama ini memang hidup mewah bergelimangan harta. Beberapa di antaranya bahkan juga memiliki pundi-pundi kekayaan yang jumlahnya amat banyak.

Sumber Kekayaan Melimpah Raja Arab

Salah satu tokoh keluarga kerajaan Arab yang diketahui paling menjadi sorotan yaitu adalah Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud. Pria yang saat ini telah berusia 80 tahun diangkat menjadi raja dan menggantikan kakaknya, yaitu Raja Abdullah, yang meninggal dunia yaitu pada 25 Januari 2015 silam.

Lahir dan juga besar di lingkungan keluarga bangsawan membuat Raja Salman sangat lekat sekali dengan hidupnya yang terbilang mewah. Seperti setiap kunjungannya ke beberapa negara, ia yang kerap menarik perhatian karena beberapa perlakuan istimewa yang diberikan kepadanya.

Hal yang sama menjelang kunjungannya ke Indonesia, persiapan yang dilakukan untuk menyebut kedatangan Raja Salman terbilang cukup luar biasa. Mulai dari kargo dengan berat 459 ton termasuk 2 mobil mewah Mercedes Benz dan tangga otomatis yang berasal dari negara asalnya, hingga toilet dan juga bangku khusus yang telah disediakan pemerintah RI.

Selain kaya, Raja Salman ternyata juga sangat dermawan, ia menghibahkan kekayaannya yang cukup banyak untuk amal. Hingga pada saat ini kerajaan Arab Saudi yang diketahui telah menyumbang kekayaan mereka untuk amal sebanyak US$ 115 miliar untuk 90 negara di dunia. Setelah dilantik, Raja Salman juga dilaporkan telah membagikan US$ 20,7 miliar untuk donasi yang ia berikan bagi warganya.

Kekayaan tersebut tak serta merta tentunya didapati oleh para raja di Arab. Dari manakah sebenarnya asal-usul sumber kekayaan tersebut? Salah satunya yaitu berasal dari minyak. Yang tak banyak diketahui oleh orang, sumber minyak berlimpah di tanah arab baru ditemukan pada 3 Maret 1938.

Sebagai seorang raja, Raja Salman diketahui memiliki fasilitas penjara sendiri, kapal pesiar mewah, lapangan sepak bola dan juga kediaman pribadi dengan nuansa emas. Ia bahkan memiliki tempat kotak tisu yang terbuat dari emas. Tak hanya itu saja, menurut The New York Times, Raja Salman juga memiliki properti mewah lainnya Paris, Prancis.

Harta Karun Minyak

Kala itu, Raja Arab Saudi Abdul Aziz bin Abdul Rahman Alu Saud menyewa sekelompok insinyur yang berasal dari Amerika Serikat untuk mengeksplorasi gurun yang cukup luas yang berbatasan dengan Teluk Persia. Sebuah lanskap kering kerontang, hanya ditandai dengan segelintir pohon palem yang tinggi menjulang.

Sang raja yang tak seberapa kaya pada saat itu berharap, bisa menemukan sebuah sumber air, sebagai pelepas dahaga bagi banyak rakyat beserta tunggangannya, kuda maupun juga unta. Namun, ada hal lain yang terlintas di dalam benak tim ahli dari Standard Oil of California. Seperti yang dikutip dari Time.com, minyak kala itu sudah ditemukan di negara lain yang juga berada di wilayah itu. Dan para insinyur berharap mereka akan menemukannya cukup berlimpah di Arab Saudi.

Selama 4 tahun mereka telah mengebor lebih dari setengah lusin lubang yang ada di daerah tersebut, hasilnya sia-sia. Di tengah keputusasaan mereka kemudian menggali lebih dalam pada sumur No 7 yang letaknya berada Dhahran. Hingga kedalaman 4.727 kaki atau 1440,7 meter di perut Bumi. Upaya tersebut akhirnya membuahkan sebuah hasil. Pada 3 Maret 1938, mereka menemukan apa yang kemudian menjadi sebuah sumber minyak mentah terbesar yang ada di dunia.

Awalnya sang raja memang tidak begitu tertarik mendengar kabar tersebut. Hingga pada akhirnya, setahun kemudian, ia bersama dengan rombongannya yang terdiri dari 400 mobil tiba di stasiun pemompaan Ras Tanura, menjadi saksi untuk tanker pertama yang telah mengangkut kargo berisi minyak mentah yang berasal Arab Saudi.

Penemuan minyak itu mengubah sejarah Arab Saudi, Timur Tengah, dan juga negara lainnya di seluruh dunia. Minyak seperti halnya hewan liar, siapa yang bisa menangkapnya mereka akan mendapatkan segalanya. Demikian itulah ungkapan yang pernah diucapkan industrialis Amerika Serikat, J. Paul Getty.

Arab Saudi yang awalnya dikenal terkait dengan 2 hal: padang pasir yang luas dan juga rumah bagi sejumlah situs suci Agama Islam. Lambat laun sontak berubah menjadi salah satu negara paling kaya yang ada di dunia dan memiliki kekuatan ekonomi yang paling signifikan. Arab Saudi memiliki posisi tawar terkait pasokan energi global. Menjadi negara dengan nama ‘petro dollar’.

Penduduk Arab awalnya pada saat itu masih hidup nomaden, mengandalkan pendapatan dari para jamaah yang datang beribadah ke Mekkah dan Madinah. Setelah minyak ditemukan, negeri tersebut membangun banyak infrastruktur yang kuat, terdiri atas sumur-sumur minyak, pipa, kilang, dan juga pelabuhan.

Berapa Kekayaan Raja Salman?

Mengutip dari Gazette Review, diketahui jika kekayaan Raja Arab Saudi yang kini menjadi sorotan karena kunjungannya ke Indonesia tersebut, diperkirakan US$ 18 miliar atau setara Rp 240 triliun dengan kurs US$ 1 = Rp 13.333. Kekayaan tersebut yaitu bersumber dari berbagai macam hal, seperti warisan keluarga hingga nilai investasi yang dilakukan beberapa perusahaan properti dan juga minyak.

Kendati seperti itu, jumlah kekayaan yang dimiliki oleh Raja Salman masih tidak seberapa dengan total kekayaan yang dimiliki oleh keluarga kerajaan Arab Saudi. Menurut Forbes, total kekayaan keluarga Kerajaan Arab Saudi yang telah mencapai US$ 1,4 triliun atau sekitar Rp 18.620 triliun. Total jumlah anggota keluarga Kerajaan Arab Saudi mencapai 15.000 orang. Namun hanya sekitar 2.000 orang yang saat ini termasuk super kaya dan dipercaya mengelola kekayaan keluarga mereka.

Kerajaan media

Raja Salman dan keluarganya juga memiliki 10 persen aset pada kerajaan media yang berada di Arab Saudi. Memiliki beberapa surat kabar terkemuka, termasuk salah satu diantaranya Asharq Al-Awsat. Tidak heran peliputan tentang kunjungan Raja Salman yang berkunjung ke Indonesia sangat luas.

Media Arab Saudi juga menyebut, “lautan cinta menyambut Raja Salman di Jakarta”. Berdasarkan dengan dokumen yang dibocorkan oleh Wikileaks, auditor telah memastikan bahwa Raja Salman adalah pemilik dari de facto kerajaan media Arab Saudi.

Serba emas

Tatanan interior di dalam Erga Palace, tepat dan ruang kerja dari Raja Salman, dipenuhi dengan furnitur berwarna bahan emas. Mulai dari meja dan kursi berhias emas, bingkai toto, hingga kotak tisu dan juga dispenser semuanya terlihat mengkilap dengan warna emasnya seperti yang terlihat pada pertemuan para pemimpin dunia Januari lalu. Bahkan kursi yang berada di kolam renangnya juga terbuat dari emas.

Itulah beberapa sumber kekayaan dari raja Salman Arab Saudi. Sumber kekayaan tersebut sebagian besar berasal dari minyak mentah yang dihasilkan oleh Arab Saudi. Menjadikan negara tersebut, Salah satu negara paling kaya di dunia. Namun, kekayaan Yang dimiliki oleh raja Salman masih kalah dibandingkan kekayaan dari keluarga Arab Saudi.