Ternyata Arab Saudi Bukan Negara Nomor 1 Terkaya di Dunia

Home / Ternyata Arab Saudi Bukan Negara Nomor 1 Terkaya di Dunia

Bukan hanya negara-negara yang berada di kawasan barat atau Eropa saja yang mampu dinobatkan sebagai negara terkaya dan maju yang ada di dunia. Nyatanya, negara yang berada di Asia yang mayoritasnya sebagai warganya adalah muslim juga mampu menjadi negara dengan kekuatan ekonomi melampaui ekonomi di negara barat juga lho. Dan ternyata juga Arab Saudi bukan negara terkaya nomor 1 lho. Berikut ini negara muslim yang paling kaya di dunia. Berikut diantaranya.

Qatar 

Negara Teluk dengan populasi sekitar 1,7 juta jiwa ini menduduki puncak daftar negara Muslim yang paling terkaya yang ada di dunia. Qatar membukukan PDB per kapita lebih dari US$88,919 atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 1,32 miliar untuk tahun buku 2011. Qatar dianggap sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di dunia. Pendorong Agen Sbobet utama pertumbuhan yang cepat ini disebabkan oleh peningkatan produksi dan ekspor gas alam, minyak, dan petrokimia yang terus berlangsung. Qatar, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia Sepak Bola 2022, juga ikut serta dalam Olimpiade 2020. Tentunya, ini menjadi ladang bagi para investor. Pemerintah Qatar diketahui, juga mengucurkan dana untuk infrastruktur, termasuk pelabuhan laut dalam, bandara, dan rel kereta api, untuk menjadikan negara itu sebagai tuan rumah bisnis yang lebih baik dan Piala Dunia 2022.

Kuwait 

Negara dengan populasi sekitar 3,5 juta jiwa ini adalah negara Muslim terkaya yang kedua di dunia. Dengan PDB per kapita sebesar US$54.654 atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 816 juta pada tahun buku 2011. Kuwait memiliki cadangan minyak mentah sebesar 104 juta barel, diperkirakan 10 persen dari cadangan dunia. Produksi minyak Kuwait, diharapkan meningkat menjadi 4 juta barel unit pada tahun ini. Industri besar lainnya, yaitu perkapalan, konstruksi, dan jasa keuangan. Kuwait memiliki sistem perbankan yang berkembang dengan baik dan The National Bank of Kuwait adalah bank terbesar di negara tersebut dan salah satu yang terbesar di dunia Arab.

Brunei Darussalam

Brunei adalah negara Muslim terkaya ketiga di dunia. Ini memiliki PDB per kapita sekitar US$50.506 atau sekitar Rp 754 juta untuk tahun buku 2010. Negara ini kaya, karena ladang minyak dan gas alamnya yang luas. Perekonomian negara didominasi oleh industri minyak dan gas selama 80 tahun terakhir, dan sumber daya hidrogen menyumbang lebih dari 90 persen ekspornya dan lebih dari setengah PDB-nya. Negara ini adalah produsen minyak terbesar keempat di kawasan dan pengekspor gas alam cair terbesar kesembilan di dunia.

Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab menduduki peringkat nomor 4 dalam daftar. Kekayaan pada UEA pada minyak dan gasnya, yaitu sekitar 25 persen dari PDB yang hampir mencapai US$48.222 atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 720 juta untuk tahun buku 2011. Di dalam negeri, ekspor minyak di Abu Dhabi. Ledakan konstruksi raksasa dan perluasan berbasis manufaktur dapat membantu negara ini mendiversifikasi ekonominya.

Oman 

Oman adalah negara Muslim terkaya kelima di dunia. Ini memiliki PDB per kapita US$28.880 atau Rp 431 juta untuk tahun buku 2011. Total cadangan minyak Oman, mencapai sekitar 5,5 miliar barel. Pada 2010, produksi diperkirakan 816.000 barel per hari. Gas alam meningkat pesat, karena pengembangan ladang gas. Cadangan gas alam Oman, diperkirakan 849,5 miliar meter kubik berada di peringkat 28 dunia. Sumber daya mineral Oman, termasuk tembaga, emas, seng, dan besi. Beberapa industri telah tumbuh di sekitar mereka, sebagai bagian dari proses pembangunan nasional, yang menyediakan lapangan pekerjaan bagi banyak orang dan juga berkontribusi pada PDB negara. Warga negara menikmati standar hidup yang baik.

Arab Saudi

Negara ini menempati posisi ke-6 dalam daftar. Arab Saudi memiliki PDB per kapita US$24.434 atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 364 juta untuk tahun buku 2011. Negara ini memiliki cadangan minyak terbesar kedua di dunia dan minyak menyumbang lebih dari 95 persen ekspor dan 70 persen dari pendapatan pemerintah. Arab Saudi, juga memiliki cadangan gas alam terbesar keenam di dunia. Negara ini berencana meluncurkan enam “kota ekonomi” yang rencananya akan selesai pada tahun ini. Enam kota industri baru tersebut, dimaksudkan untuk mendiversifikasi ekonomi Arab Saudi.

Bahrain 

Bahrain adalah negara Muslim terkaya yang ketujuh di dunia. Negara ini memiliki PDB per kapita US$23.690 atau kalau dirupiahkan sekitar Rp 353 juta untuk tahun buku 2011. Bahrain dianggap sebagai salah satu ekonomi dengan pertumbuhan tercepat yang ada di dunia Arab. pada tahun 2008, negara ini telah dinobatkan sebagai pusat keuangan dengan pertumbuhan tercepat yang ada di dunia oleh indeks Pusat Keuangan Global yang berkedudukan di Kota London. Sektor perbankan dan keuangan Bahrain, diuntungkan dari ledakan regional yang didorong oleh permintaan minyak. Minyak bumi adalah produk yang paling banyak diekspor Bahrain. Sedangkan aluminium, dianggap sebagai produk kedua yang paling banyak diekspor, diikuti oleh sektor keuangan dan bahan konstruksi.

Turki 

Turki menempati posisi ke-8 dalam daftar tersebut. Negara ini memiliki PDB per kapita US$16.885 atau sekitar Rp 251 juta untuk 2011. Turki secara bertahap membuka pasarnya melalui reformasi ekonomi ,dengan mengurangi kontrol pemerintah atas perdagangan dan investasi luar negeri dan privatisasi industri milik publik. Pariwisata di Turki, mengalami pertumbuhan pesat dan merupakan bagian penting dari perekonomian. Sektor utama lainnya dari ekonomi Turki adalah perbankan, konstruksi, penyulingan minyak, petrokimia, dan otomotif. Turki adalah salah satu negara pembuat kapal terkemuka dan menduduki peringkat ke-4 di dunia setelah China, Jepang, dan Korea Selatan, dalam hal jumlah kapal yang dipesan.

Libya 

Libya adalah negara Muslim terkaya kesembilan di dunia. Negara ini memiliki PDB per kapita US$14.100 atau Rp 210 juta untuk tahun buku 2011. Libya memiliki PDB per kapita tertinggi ke-4 di Afrika, di belakang Seychelles, Guinea, dan Gabon. Libya memiliki cadangan minyak terbesar ke-10 dari negara manapun di dunia dan produksi minyak bumi tertinggi ke-17 di dunia. Perekonomian Libya bergantung pada pendapatan dari sektor minyak, yang merupakan semua pendapatan ekspor. Pendapatan minyak yang tinggi dan populasi kecil, berhasil menjadikan Libya, sebagai negara dengan PDB per kapita tertinggi di Afrika.

Malaysia 

Malaysia menempati posisi ke-10 dalam daftar tersebut. Negara Muslim ini memiliki PDB per kapita US$15.589 atau Rp 232 juta untuk tahun buku 2011. Malaysia memiliki ekonomi pasar industri yang relatif terbuka. Malaysia adalah pengekspor sumber daya pertanian, sumber daya ekspor yang paling berharga seperti minyak bumi. Negara ini juga menjadi penghasil timah, karet, dan minyak sawit terbesar di dunia. Malaysia tetap menjadi salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Pariwisata di Malaysia, menjadi sumber pendapatan terbesar ketiga. Infrastruktur di Malaysia, juga dianggap sebagai salah satu yang paling berkembang di Asia.